selamat pagi, ayah
3 hari sudah engkau terbaring lemah di rumah sakit itu
sungguh, pilu hati ini melihatmu begitu tak berdaya..
sekuat apapun aku bertahan.. ketika melihatmu lagi... tak kuasa kutahan isak tangisku ayah..
bangun, ayah..
aku begitu rindu akan canda dan tawamu..
canda yang engkau lontarkan setiap hari, yang selalu membuat kami tertawa..
candamu tentang sayur bening buatan mama untuk kau makan, yang kau bilang airnya bisa dipakai untuk mencuci muka..
candamu yang selalu bilang bahwa tempat untuk mencariku bila tak ada dirumah adalah,
hanya KANTOR dan KAMPUSku saja..
bangun, ayah..
lihatlah kami semua disini menanti kabar baik darimu.. menanti matamu terbuka kembali, senyummu menyapa kami lagi..
aku rindu telfon darimu jika aku pulang terlambat dari kantor maupun kampus..
bangun, ayah..
lihat mama yang sakit demi menjagamu,
demi meliihatmu membuka mata, dan menyambut kedatangan kami dengan senyummu, ayah..
bangun, ayah..
beribu doa telah kulantunkan demi mengharap kesembuhanmu,.
satu nazar terucap bila engkau sembuh..
bangun, ayah..
bukankah ayah mau pulang ke makassar bersamaku?
tidakkah ayah mau melihatku di wisuda? memakai toga.. memelukku disamping mama...
tidakkah ayah mau melihat cucu ayah, Arin masuk sekolah nanti? ikut mengantar dia?
bangun, ayah...
kami semua rindu padamu..
love,
your child,
FKT
Selasa, 18 Juni 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar