Rabu, 30 Januari 2013

a mirrors's story

Mirror Stories


In The Mirror

Biasanya kau tertidur dengan lelap, namun hujan petir sedang bergemuruh diluar mengganggu tidurmu. Kau mulai tertidur, tetapi suara petir membuatmu terjaga lagi. Ini terjadi berkali-kali setiap malam. Jadi kau hanya berbaring di kasurmu, mata terbuka lebar. Kau mulai melihat sekitar kamarmu yang nampak gelap. Pandanganmu berpindah-pindah dari suatu objek di kamar ke objek yang lain, hingga kau melihat ke arah cerminmu yang terletak bersebrangan dengan tempat tidurmu.

Tiba-tiba kilat menyambar, dan cerminmu nampak diterangi cahaya dari kilat. Dalam beberapa detik kau melihat beberapa wajah di cermin, bayangan tanpa bentuk, dengan mulut terbuka dan bola mata yang melotot. Mereka melihatmu, bola mata mereka yang hitam tertuju padamu.

Kemudian kembali gelap. Apakah kau yakin dengan apa yang kau lihat? Kau pun berbalik membelakangi kaca. Dengan gelisah, kau tak dapat tidur semalaman. Pagi harinya, kau mulai membuang cerminmu dari kamarmu ke tempat sampah. Tak perduli apa yang kau lihat semalam itu benar atau salah, kau benar-benar ingin membuang cermin itu. Bahkan, semua cermin yang ada di rumahmu.

Seminggu lebih telah berlalu dan kejadian yang kau lihat malam itu sudah terlupakan. Kau bermain dirumah temanmu dan tiba-tiba kau ingin meminjam kamar mandi temanmu. Sesaat kau berada di kamar mandi kau melihat kran air menyala sendiri. Terkejut dengan hal itu, kau mulai berpikir dengan hal yang tidak-tidak dan mulai paranoia. Kau pun kemudian tak sengaja melihat cermin yang berada di atas kran tersebut. Kau melihatnya dengan penuh perhatian ketika sebuah wajah mendadak muncul dan berkata

"Kembalikan cerminmu. Kami rindu melihatmu tidur di malam hari. "


Bathroom Mirror

Seorang pria sedang mandi di kamar mandinya. Ia kemudian hendak mengambil handuknya ketika ia melihat sesuatu di cermin. Itu adalah bayangan aneh, dan sesaat pria itu melihat cermin, bayangan itu menghilang. Pria itu memperhatikan cermin sejenak, mencoba berpikir apa yang baru saja ia lihat. Ketika ia mulai mengeringkan dirinya dengan handuk, ia melihat sebuah bayangan lain pada pojok pandangannya bergerak melewati cermin. Pria itu berjalan menghadap cermin, menempatkan tangannya pada permukaan cermin dan mulai menggosoknya.
Ketika istrinya pulang ke rumah, pada malam hari, pria itu tak ditemukan dimanapun. Setelah mencari dari bawah hingga ke lantai atas dirumah, memanggil nama suaminya, ia mulai khawatir. Jejak yang hanya ia temukan hanya sebuah handuk yang basah tergeletak di lantai kamar mandi. Ia memanggil Polisi dan melaporkan suaminya telah menghilang.

Dua hari kemudian, istri dari pria itu menghilang juga. Nampaknya ia begitu saja menghilang entah kemana. Pakaian yang ia kenakan dua hari lalu tergeletak di lantai kamar mandi dan showernya masih menyala. Polisi menemukan sidik jari pada cermin kamar mandinya. Tetapi pria dan istrinya tersebut tak ditemukan sama sekali.


Hand Mirror

Pegang cermin apa saja dirumahmu dengan tanganmu pada permukaan cermin. Tunggu hingga kau merasakan sesuatu. Terkadang butuh waktu yang lama. Terkadang hanya sebentar. Ketika kau merasakannya, kau akan tahu. Kau mendadak akan menarik tanganmu kembali dari cermin. Sesuatu berada dibalik cermin, menyentuh kulit tanganmu. Ia tak bisa menyakitimu, tetapi sekarang kau tahu sesuatu ada disitu…


Cleaning a Mirror

Suatu malam, seorang wanita sedang menggosok giginya sebelum pergi tidur. Saat melihat cermin, ia memperhatikan ada noda pada cermin itu. Melihat secara dekat, ia melihat sidik jari. Kemudian ia mengambil handuk dan mencoba mengusapnya. Tak perduli seberapa keras ia menggosok, sidik jari itu tidak menghilang. Ia perhatikan lagi, ia sadar bahwa sidik jari itu ada disisi lain dari cermin.


The Mirror's Reflection

Dalam beberapa abad, orang-orang sudah mencurigai cermin. Mereka bilang kau harus waspada pada refleksimu sendiri. Mencoba menyelinap dalam gelap dan mengintip pada ujung cermin. Jika kau cukup tenang, kau dapat melihat refleksimu bergerak sendiri.

Lain kali jika kau sendirian di kamarmu dengan sebuah cermin, ambil sebuah penggaris dan matikan lampu. Berdiri atau duduk dan lihatlah pada cermin, dengan cepat pegang secara acak beberapa rambutmu. Panjangkan dan ukur dengan penggaris. Lihatlah refleksimu di cermin. Panjang rambutmu nampak berbeda.
Kau baru saja mengakali refleksimu. Jangan pernah melihat refleksimu lagi. Sekarang, dia tahu kau menyadarinya. Nyalakan lampu atau pergi tidur, jangan sekali-kali melihat refleksimu dalam kegelapan lagi.